jember.SGI. menanggapi keluhan anggota kelompok tani desa Karangsono Kecamatan Bangsalsari, Jember, bertempat di aula BPP ( Badan Penyuluh pertanian) Bangsalsari yang dihadiri Muspika, Kades Karangsono, kordinator BPP dan Gapoktan, poktan, dan anggota.Rabu 28 Januari 2026.
Guntoro salah satu anggota kelompok tani Sido Tani maju mengatakan, kami hadir dalam klarifikasi untuk mendapatkan solusi yang terbaik di kelompok tani Sido Tani maju, permintaan kami adalah yang pertama bantuan Al Shinta alat pertanian, kedua reformasi ketua kelompok dan pergantian PPL."terangnya.
Dalam Klarifikasi ini kami menerima beberapa masukkan baik dari dinas BPP maupun kepala desa, terkait permasalahan poktan, kami hanya butuh solusi untuk meluruskan masalah yang sudah ramai di medsos , terkait mediasi ini belum ada kesepakatan akan ada lagi musyawarah interen kelompok." ujar Guntoro.
Sementara itu H.Nur Kholis selaku ketua Poktan Sido Tani Maju mengatakan, ya kalau mau diadakan reformasi struktural kelompok tani saya terima saja toh ini demi kemajuan bersama,jelasnya.
terkait bantuan alat pertanian dari Al Shinta berupa Traktor dan Comben itu masih ada namun saat ini rusak, Karena alat tidak bisa digunakan saya berinisiatif menyewa ke kelompok lain untuk menggarap sawah,ucap Nurkholis.
Menangapi permasalahan kelompok Sido Tani Maju kordinator BPP ( Badan Penyuluh pertanian) Bu Ulfa menerangkan, disini kami memfasilitasi untuk mediasi kelompok tani yang ada di desa Karangsono terkait permasalahan di kelompoknya tersebut.
Alhamdulillah semua masalah dapat di selesaikan dalam uraian kesepakatan bersama selanjutnya tinggal memperbaiki kelompok yang ada di desa tersebut, saya berharap kedepannya bisa mengutamakan komunikasi dan koordinasi tidak menyalakan tanpa cros cek dulu sehingga tidak menimbulkan Permasalahan lagi." tutupnya.(ron).

