Giat Ramadhan Sanggar Tari Tirtaloka Gelar Bagi Takjil

 

JEMBER.SGI. Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan Sanggar Tari Tirtaloka yang berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Kegiatan sosial pembagian takjil digelar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa selama menjalankan ibadah puasa, Sabtu (28/02/2026).

Pimpinan sekaligus pembina Sanggar Tari Tirtaloka, David Eko Setiawan, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menanamkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial kepada anak-anak didiknya.

“Selain latihan rutin, kami ingin anak-anak belajar berbagi. Di bulan suci ini, kami arahkan mereka untuk melakukan kegiatan positif seperti membagikan takjil kepada masyarakat. Semoga bisa sedikit membantu untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.500 paket takjil dibagikan kepada warga dan para pengguna jalan di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Seluruh paket takjil yang dibagikan berasal dari donasi sukarela wali murid, masyarakat sekitar, serta para donatur yang peduli terhadap kegiatan sosial dan pendidikan seni di sanggar tersebut.

Sanggar Tari Tirtaloka yang berdiri sejak tahun 2018 kini telah memiliki kurang lebih 100 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA bahkan mahasiswa. Keberadaannya menjadi wadah pembinaan seni dan budaya bagi generasi muda di wilayah Kencong dan sekitarnya.

Meski berkembang cukup pesat, sanggar tersebut masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendukung kegiatan latihan maupun pertunjukan. David pun berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah, baik di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Jember, khususnya dinas terkait seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

“Kami hanya berupaya mendidik anak-anak semampu kami dengan fasilitas yang ada. Sanggar ini juga membawa nama Kencong dan Jember dalam berbagai kegiatan seni. Harapan kami, ada dukungan nyata dari pemerintah agar pembinaan seni budaya di wilayah selatan Jember bisa terus berkembang,” tegasnya.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting agar sanggar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pusat pembinaan seni yang membanggakan daerah.

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial tetap tumbuh kuat di tengah masyarakat Kencong, sekaligus mempertegas bahwa seni bukan hanya soal panggung, tetapi juga tentang nilai dan kepedulian terhadap sesama.(ron).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال