Lamongan.SGI. Ratusan Guru MI di desa Meluntur kecamatan Glagah, Lamongan turun ke jalan gelar aksi damai tuntut keadilan tegakkan hukum tanpa intimidasi, dipicu dari seorang kepala sekolah MI yang di aniayah diduga oknum TNI hingga babak belur, rabu 21 Oktober 2026.
Kronologinya seorang guru M.Munir menyuruh pulang muridnya yg tidak memakai kaos kaki untuk mengambilnya ,setelah pulang anak tsb informasinya menangis enta bilang apa kepada si orang tuanya sehingga orang tua murid tsb mendatangi guru kepala sekolahnya MI ibtidaiyah tsb mengamuk sambil menganiaya hingga hidungnya dan wajahnya memar.
Lalu pihak guru melakukan aksi dengan turun ke jalan menuju ke kecamatan Glagah, Lamongan,menuntut keadilan pada pihak terkait untuk segera memproses sesuai aturan, tolak bentuk tekanan pada guru, perlindungan pada guru.
Diharap dengan aksi ini kedepan tidak ada segala bentuk intimidasi dan kekerasan pada guruAksi ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan antara guru, murid, dan orang tua perlu diselesaikan melalui komunikasi serta mekanisme yang berlaku, bukan dengan tindakan kekerasan.
Para guru berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Perlindungan terhadap tenaga pendidik dinilai penting agar guru dapat menjalankan tugas mendidik dan membentuk karakter generasi muda dengan aman, tenang, dan tanpa rasa takut terhadap ancaman maupun intimidasi.(mar).
