Di Luar Prediksi Puluhan Siswa MI Al Islah Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG,SPPG Masih Menunggu Hasil lab Kesda Jember

 

Jember.SGI. Sejumlah siswa dan siswi MI Al Islah Jati Agung, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, mengalami keluhan mual dan muntah hingga harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Gumukmas.

Dan dari pihak SPPG ketika mendengar keluhan dari masyarakat,langsung tanggap darurat melakukan tindakan membawa siswa dan siswi kepukesmas gumukmas.

Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi susu kedelai yang merupakan bagian dari makanan yang diterima dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Gumukmas.

Berdasarkan keterangan petugas perawat di Puskesmas Gumukmas, awalnya terdapat sekitar lima siswa yang datang dengan keluhan serupa. Jumlah tersebut kemudian bertambah hingga lebih dari 10 siswa.

“Awalnya hanya lima orang, kemudian bertambah menjadi lebih dari 10 orang. Mereka mengalami gejala yang sama, seperti mual dan muntah,” terang seorang perawat.

Setibanya di Puskesmas, para siswa kemudian mendapatkan penanganan berupa terapi dan observasi selama kurang lebih dua jam. Siswa yang kondisinya membaik dan tidak lagi mengalami mual, muntah maupun pusing diperbolehkan untuk kembali pulang.

Sementara itu, salah satu siswa yang mengalami kondisi masih lemah dan  diarahkan untuk menjalani rawat inap guna mendapatkan pemantauan lebih lanjut.

Terkait dugaan penyebab keluhan yang dialami para siswa, pihak Puskesmas belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan dugaan keracunan makanan atau susu kedelai atau juga siswa siswi beli jajanan di seputaran sekolah.

"Perlu di ketahui BGN melarang produk pabrikan dan menyarankan mengambil dari UMKM setempat contoh susu dan bahan-bahan makanan lainnya"terangnya

“Untuk dugaan keracunan belum bisa kami tentukan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Lab kesda,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak SPPG Gumukmas juga belum memberikan keterangan secara resmi terkait kejadian tersebut. Kepala SPPG Gumukmas, Novardin, mengatakan pihaknya masih menunggu kedatangan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Jember untuk melakukan penanganan dan memberikan keterangan lebih lanjut.

“Sementara ini kami belum bisa memberikan keterangan. Kami juga masih menunggu kedatangan dari pihak BGN Kabupaten Jember yang informasinya akan datang ke SPPG kami,” kata Novardin.

Hingga kini, penyebab pastianya keluhan yang  dialami para siswa masih menunggu hasil pemeriksaan lap dari pihak terkait.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kondisi yang dialami para siswa dan memastikan sumber penyebabnya,bukan hanya selalu SPPG yang di cari kesalahannya bisa saja jajanan di lingkungan sekolah yang di jual oleh pedagang kebersihannya yang tidak memenuhi sarat.(Tim).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال