Kapolresta Bersama Forkopimda Musnahkan Barang Bukti Operasi Pekat Semeru 2023

 

Probolinggo.SGI. Keberhasilan Polres Probolinggo Kota dalam mengungkap sejumlah kasus sekaligus menangkap dan mengamankan barang bukti pada gelaran Operasi Pekat Semeru 2023 patut diapresiasi.

Hal ini ditunjukkan saat Polresta menggelar Press Release atas keberhasilan tersebut sekaligus pemusnahan barang bukti (BB) yang dilakukan bersama Forkopimda, Sabtu (01/4/2023) sore.

Kapolres Probolinggo AKBP Wadi Sa'bani menguraikan hasil Operasi Pekat Semeru selama 12 hari, mulai 17 -28 Maret 2023. "Dalam operasi ini selain molimo, ada tambahan motor dengan knalpot brong juga meresahkan dan menganggu masyarakat," ujarnya.

Dalam gelaran operasi Pekat Semeru ini, Polres Probolinggo Kota berhasil menangkap 37 tersangka yang terdiri dari 23 laporan polisi (LP). Dari 37 tersangka barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu total seberat 2,6 gram; 7 buah handphone; 1 buah celurit; 2 unit sepeda motor; 685 botol arak; 14 alat kontrasepsi dan uang tunai sebesar Rp. 1.722.000. 

Lebih lanjut Kapolres menambahkan bahwa operasi ini secara khusus menyasar beberapa kejahatan konvensional di tengah tengah masyarakat jelang bulan Ramadan, yaitu narkotika (3 kasus), handak (1 kasus), street crime (1 kasus), premanisme (2 kasus), miras (10 kasus), judi (4 kasus), prostitusi (2 kasus) dan pornografi. Dari data tersebut, terjadi peningkatan ungkap kasus dibandingkan dengan Operasi Pekat Semeru 2022 yaitu sebanyak 16 kasus.

Sejumlah barang bukti hasil operasi pekat selanjutnya dimusnahkan bersama Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Kapolres AKBP Wadi Sa'bani, Dandim 0820 Letkol Arm Heri Budiasto, Ketua Pengadilan Negeri Yusti Cinianus Radjah, Plh Bupati Probolinggo Ugas Irwanto dan perwakilan kejari. Secara bergantian diawali dengan pemusnahan obat-obatan terlarang, pemotongan knalpot brong dan pemusnahan miras oleh petugas Polresta dengan menggunakan alat berat.

Ditempat yang sama, Wali Kota DR Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan upaya Polres untuk menciptakan wilayah yang kondusif melalui operasi pekat semeru ini merupakan hal yang patut mendapat respon positif dari masyarakat.

“Ini adalah upaya bersama agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Mari kita dukung sekaligus bisa memberikan informasi jika ada kejadian yang mengganggu masyarakat," ujar Wali Kota Habib Hadi. (Har).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال