JEMBER.SGI. Kecelakaan laut (laka laut) terjadi di perairan wilayah Kabupaten Jember. Sebuah perahu nelayan asal Puger ditemukan menepi di bibir pantai Dusun Bulurejo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Perahu tersebut diketahui membawa lima orang nelayan yang sebelumnya selesai melaut dan hendak kembali menuju Pelabuhan Puger.
Berdasarkan keterangan sementara dari korban selamat, kejadian bermula sekitar pukul 02.30 WIB. Saat perjalanan pulang, kondisi cuaca berkabut sehingga jarak pandang terbatas. Diduga perahu terlalu dekat dengan bibir pantai tanpa disadari oleh nahkoda.
Perahu kemudian dihantam ombak hingga oleng dan tenggelam. Lima nelayan yang berada di atas perahu pun tercebur ke laut.
Satu korban meninggal dunia, yakni Sahwiyanto, warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger. Korban ditemukan masyarakat di bibir pantai wilayah Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Puger Wetan.
Sementara itu, tiga nelayan lainnya masih dalam pencarian, yakni Samsul Arifin, warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger; Muja'i dan Muhammad Sholihin, keduanya warga Dusun Jadukan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger.
Sedangkan satu nelayan berhasil selamat, yakni Samino, warga Desa Bagon, Kecamatan Puger. Samino yang merupakan pemilik sekaligus nahkoda perahu berhasil berenang hingga ke bibir pantai. Ia mengalami luka ringan di bagian kepala dan masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Puger.
Proses pencarian terhadap tiga nelayan yang masih hilang terus dilakukan oleh tim Polairud, Basarnas, serta unsur terkait lainnya.
Di lokasi penemuan perahu, hadir Kapolsek Kencong AKP Sunarto, S.H., bersama personel Polsek Kencong, Babinsa Paseban Serda Rifki, serta Kepala Dusun dan Wakil Kepala Dusun Paseban.
Hingga laporan ini dibuat, situasi di lokasi penemuan perahu dalam keadaan aman dan kondusif. Tim gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap tiga nelayan yang belum ditemukan. Perkembangan lebih lanjut masih menunggu hasil operasi pencarian dari petugas di lapangan.(r/h).

