JEMBER.SGI. Petani jagung di Dusun Krebet, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, mengaku resah akibat serangan hama tikus yang semakin merajalela dalam beberapa pekan terakhir, Rabu 10 Juni 2026.
Hama tersebut menyerang tanaman jagung yang sudah memasuki masa pembentukan buah, sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah dan mengancam hasil panen petani.
Sejumlah petani mengaku banyak tongkol jagung yang rusak akibat digigit tikus. Bahkan, tidak sedikit tanaman yang hanya menyisakan bonggol karena buah jagung habis dimakan hama.
Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami penurunan hasil panen hingga gagal panen apabila serangan terus meluas. Fenomena serangan tikus pada tanaman jagung juga terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dan menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian.
Menurut Agus petani setempat, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengendalikan populasi tikus, mulai dari pemasangan perangkap, penggunaan racun tikus hingga melakukan gropyokan bersama. Namun, upaya tersebut dinilai belum mampu menekan perkembangan hama secara maksimal.
Para petani berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan memberikan pendampingan dan bantuan pengendalian hama agar kerugian yang dialami petani tidak semakin besar.
Sementara itu Murdoso selaku koordinator PPD wilayah Gumukmas dan PPL Kecamatan Kencong mengatakan mendengar apa yang di keluhkan petani di desa Gumukmas kami mengharapkan ada kekompakan untuk memberantas hama tikus ini dengan memberikan umpan atau racun, ini adalah salah satu yang efektif untuk menekan populasi tikus.
melakukan emposan dengan gas di campur belerang untuk disemprotkan ke lubang tikus dan alatnya ada di kantor DPP, Alhamdulillah seminggu yang lalu kami berkoordinasi dengan dinas PPHP Jember dan hasilnya kita mendapatkan obat hama tikus jenis perangsang sekitar 200 batang dibagi 4 kecamatan.
Bagi para petani yang di wilayah sudah terserang hama tikus bisa menghubungi PPL setempat untuk meminta obat tersebut dan segera bersama sama memberantas hama tikus.pungkasnya.(r/h).
