Anak Jadi Korban Penganiayaan, Diduga Dipicu Perselisihan Rumah Tangga

 

Jember.SGI. Seorang anak dilaporkan menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang pria yang merupakan pasangan selingkuh ibu korban. Peristiwa tersebut memicu kemarahan ayah kandung korban yang berstatus sebagai suami sah yang saat ini bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia TKI di Malaysia dan berencana melaporkan pelaku kepada pihak berwajib.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari persoalan rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan. Dalam insiden tersebut, anak yang tidak memiliki kaitan dengan permasalahan orang dewasa justru menjadi korban tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh pelaku.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan trauma. Keluarga korban telah melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi anak sekaligus mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan.

Ayah korban Umar Faruq lewat pesan Voice note WhatsApp, menyatakan tidak terima atas perlakuan yang dialami anaknya. Ia menegaskan akan menempuh jalur hukum dan segera melaporkan pelaku kepada aparat penegak hukum agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Saya berharap pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya dan mendapatkan sanksi sesuai hukum yang berlaku," ujar Faruq.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih mempersiapkan laporan resmi kepada pihak kepolisian. Aparat diharapkan segera melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap kejadian serta memberikan perlindungan kepada korban.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan anak sebagai korban kekerasan. Berbagai pihak mengingatkan agar setiap persoalan rumah tangga diselesaikan secara bijak tanpa melibatkan atau merugikan anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan rasa aman dan nyaman.(red).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال