JEMBER.SGI. Semangat berbagi di bulan suci Ramadan tak hanya soal takjil. Di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, masyarakat menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan donor darah yang dikemas secara unik dan meriah pada Rabu (4/3) malam.
Kegiatan yang berpusat di Balai Desa Karang Duren ini berhasil menarik perhatian warga. Tak sekadar donor darah biasa, Penggerak Kampung Donor Karang Duren menyiapkan kejutan berupa berbagai macam suvenir perabot dan keperluan rumah tangga bagi para relawan yang berhasil mendonorkan darahnya. Antara lain cibuk air, sapu, cikrak, tissue, minyak goreng dan lain lain.
Meskipun dilaksanakan pada malam hari setelah ibadah tarawih, antusiasme warga tetap tinggi. Berdasarkan data di lapangan diketahui total pendaftar sebanyak 49 relawan. Yang lolos skrining sebanyak 35 orang. Sehingga total darah yang disumbagkan ke UDD PMI Kabupaten Jember 35 Kantong. Jumlah ini menjadi tambahan stok darah yang sangat berarti bagi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember selama masa Ramadan.
Titin Ariani, selaku penggerak Kampung Donor Karang Duren, mengungkapkan bahwa pemberian perabot dan kebutuhan rumah tangga ini merupakan bentuk apresiasi dan daya tarik agar warga semakin gemar berdonor. "Kami ingin memberikan apresiasi lebih kepada warga yang sudah ikhlas berbagi. Dengan adanya suvenir perabot ini, suasana donor jadi lebih semarak dan warga lebih bersemangat datang ke balai desa," ujar Titin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan oleh Kampung Donor Karang Duren.
Menurutnya, inisiatif lokal seperti ini sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama di saat kebutuhan darah tetap tinggi selama bulan puasa. “Kegiatan ini kami harapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jember untuk terus menggalakkan gerakan donor darah berbasis masyarakat dengan cara-cara yang kreatif dan menyentuh hati warga,” pungkasnya. (ron).

