Aksi Kekerasan Oleh Oknum Guru Berujung Pelaporan ke PPA Polres Probolinggo

 

Probolinggo,SGI. Tingginya faktor pendidikan seseorang, ternyata tidak menjadi jaminan seseorang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang baik. Hal ini seperti yang diperlihatkan oknum seorang guru berinisial S yang dengan membabi buta menganiaya mantan istrinya hingga babak belur.

Seperti diceritakan oleh Nur Fadilah (40), warga Dusun Masjid RT.02 RW.04 Desa Dawuhan Kecamatan Krejengan kabupaten Probolinggo bahwa kronologis sampai dirinya mendapatkan perlakuan kekerasan dari mantan suaminya tersebut ketika Senin (02/10) sekitar pukul 00.35 Wib, S mendatangi rumahnya. Ternyata kedatangan S tersebut bermaksud mengajak Nur Fadilah untuk melakukan hubungan suami istri. 

Yang pasti Nur menolak ajakan S ini, mengingat antara S dan dirinya (Nur Fadilah) statusnya sudah Talak Cerai dan ajakan tersebut ditolak oleh Nur. Dini hari tersebut terjadilah percekcokan yang berujung pada pemukulan oleh S terhadap Nur Fadilah. Akibat tidak bisa mengendalikan emosi, dengan menggunakan tangan kanan, S melayangkan pukulan sebanyak 3 kali tepat dimata kiri mantan istrinya tersebut.

Atas aksi pemukulan oleh oknum guru SDN Jabungsisir kecamatan Paiton ini membuat sekitar kelopak mata Nur mengalami luka lebam dan mengganggu penglihatan perempuan paruh baya ini.

Sekitar pukul 10.00 Wib, Nur Fadilah melaporkan S ke SPKT Polres Probolinggo dengan bukti laporan nomor STTLP/B/138/X/2023/SPKT/POLRES PROBOLINGGO/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 02 Oktober 2023.

Kasus Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang mengacu pada UU nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga sebagai dimaksud dalam pasal 44, yang terjadi di lokasi yang dimaksud, pihak polres menindaklanjutinya dengan melimpahkan kasus ini ke unit PPA usai pelapor menjalani visum di RSU Waluyo jati Kraksaan.

Kejadian ini merupakan preseden buruk, terlebih terlapor merupakan sosok yang aktif didunia pendidikan. Sementara S selaku terlapor dalam kasus tersebut hingga berita ini naik belum bisa ditemui. Investigasi akan terus dikembagkan guna menguak prilaku tak terpuji oknum pendidik tersebut. (Tim).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال