Tingkatkan UMKM, Warga Mayangan Jual Takjil di Jalanan

 

Jember.SGI. Di Bulan Suci Ramadhan 1444H yang penuh berkah, di Desa mayangan Kec Gumukmas Kab Jember. para penjual UMKM di Jalan Mayangan mulai dari lapangan sampai perempatan sekolahan di padati pengunjung, Senin sore tgl 10-4-2023.

Kegiatan ini sudah berjalan 3 tahun dan untuk tahun ini semakin rame dari tahun sebelumnya, sudah menjadi tradisi di bulan Ramadhan ngabuburit sambil beli takjil untuk berbuka puasa.

"Demikian kata Kepala Desa Mayangan H Sunoto saat di temui awak media, Senin (10/4/2023).

Sunoto menjelaskan pasar takjil dadakani supaya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat berdaya saat Ramadan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Bahkan UMKM ini Sangat rame dan banyak pembeli, baik dari masyarakat lokal desa mayangan maupun dari luar desa, untuk Lokasi di jalan mayangan dari perempatan sekolahan sampai lapangan,"tuturnya.

Para  pedagang ini mulai beroperasi mulai pukul 4:00 sore sampai pukul 19.00 Wib  Kata dia, rata-rata yang jualan adalah orang desa Mayang Sendiri, Penjual UMKM kebanyakan dari Des mayangan atau tiga dusun bahkan juga ada dari luar desa,"urainya.

Melalui adanya pasar takjil Ramadan ini, H Sunoto berharap  UMKM di Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas bisa makin maju, Khususnya UMKM yang ada di wilayah kami, dan pemerintah Desa akan selalu mendukung serta mengembangkan agar lebih maju,"tuturnya

Sementara itu Sukipto Seorang Pedagang Takjil di Desa Mayangan mengatakan, pasar dadakan ini sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir ini. Kata dia, berawal dari adanya Pandemi Covid-19, sehingga kegiatan masyarakat dibatasi.

"Akhirnya warga pun melakukan jualan takjil di sini, atas persetujuan pak kades saat itu. karena kami tidak boleh keluar  saat Corona dulu, dan jualan tersebut berlangsung sampai sekarang,"ujarnya.

Sukipto pun juga memaparkan yang jualan takjil ini, mayoritas orang-orang sini saja. Bahkan Kepala Desa Mayangan hanya mengijinkan, para pedagang berjualan saat ramadan saja, Kalau selain Ramadan, tidak boleh sama pak kades, soalnya ini kan jalan umum memang," kata pedangan Pempek ini.

Setiap kali jualan takjil pada Ramadan ini, Sukipto mengaku berhasil meraup keuntungan bersih rata-rata sebesar Rp100.000. Sehingga, dia menilai adanya Pasar dadakan ini membawa berkah,"Lumayan, sehari bisa dapat Rp100.000, mudah-mudahan adanya pasar dadakan ini dapat membawa berkah pada Ramadan kali ini," pungkasnya. (Har).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال